|
A |
da dua perbuatan yang bisa membuat pemilik HP mengalami kebangkrutan di akhirat kelak. Dua perbuatan ini bisa “menyedot” amal kebaikan seseorang sehingga orang itupun menjadi tidak memiliki amal kebaikan lagi nantinya alias bangkrut. Padahal sebelumnya, bisa jadi dia berlimpah pahala. Namun, karena dia telah melakukan dua perbuatan ini, maka pahalanya itupun hancur lebur oleh sebab dua perbuatan yang dia lakukan. Dua perbuatan itu adalah (1) menggunakan HP untuk berbuat maksiat di saat sendirian dan (2) menggunakan HP untuk berbuat zalim kepada orang lain.
Dalil dari perbuatan yang pertama adalah sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,
”Sungguh akan datang sekelompok kaum dari ummatku pada hari Kiamat dengan membawa kebaikan yang banyak semisal gunung yang amat besar. Dan Allah menjadikan kebaikan mereka bagaikan debu yang bertebaran.”Tsauban (seorang Sahabat Nabi) bertanya,”Terangkanlah sifat mereka kepada kami, wahai Rasulullah. Agar kami tidak seperti mereka.” Rasulullah menjawab,”Mereka masih saudara kalian, dari jenis kalian, dan mereka mengambil bagian mereka di waktu malam sebagaimana kalian juga, hanya saja mereka apabila menyendiri menerjang keharaman-keharaman Allah.” (HR. Ibnu Majah [4245]; dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah [505])
Adapun dalil dari perbuatan yang kedua adalah sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:
”Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?” Para Sahabat menjawab,”Orang yang bangkrut di antara kami adalah orang yang tidak punya dirham dan harta.” Maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,”Sesungguhnya orang yang bangkrut dari ummatku adalah mereka yang datang pada hari kiamat dengan (membawa pahala) shalat, puasa, zakat, namun dia pernah mencela orang lain, menuduh orang berzina tanpa bukti, memakan harta orang lain, menumpahkan darah dan memukul orang lain. Maka kebaikannya akan diberikan kepada orang yang dizaliminya, dan apabila kebaikannya itu telah habis sebelum lunas tanggungannya, maka diambillah kejelekan orang yang pernah dizalimi, kemudian diberikan padanya, lalu dia dicampakkan ke Neraka.” (HR. Muslim)
Contoh nyata yang ada di tengah-tengah masyarakat kita sekarang ini dari dua perbuatan ini misalnya -untuk jenis perbuatan yang pertama- menggunakan HP untuk melihat gambar dan film porno (di saat sedang sendirian), dan -untuk perbuatan yang kedua- misalnya menggunakan HP untuk melakukan penipuan dan mengadu domba orang lain.
Oleh karena itu, mengingat sangat berbahayanya dua perbuatan ini, maka hendaknya kita berhati-hati dan berusaha menjauhinya serta senantiasa memohon kepada Allah agar terhindar dari terperosok jatuh ke dalamnya. Kemudian, seandainya kita telah terlanjur melakukannya, segeralah kita bertobat kepada Allah dengan taubat yang sebenarnya dan bertekad kuat untuk tidak mengulanginya lagi.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. “. (QS. At-Tahriim [66]:8)
Di samping taubat, hendaknya kita juga memperbanyak amal shalih agar dosa yang telah terlanjur kita lakukan bisa terhapus dengan amal shalih yang kita lakukan.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Bertakwalah engkau di mana saja engkau berada. Iringilah perbuatan buruk (yang terlanjur dikerjakan) dengan melakukan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapus perbuatan buruk itu. Dan bergaullah kepada sesama manusia dengan akhlak yang terpuji.” (HR. At-Tirmidzi)
Wallahu a’lam bishshawab
(Dikutip dari buku saya yang berjudul “PUNYA HP BISA BIKIN KAYA”)
DIarsipkan di bawah: 1
bolehkah saya ijin publish…
silakan…
hmmm ia juga
makasi yah mas
postingan yang bagus
Gimana kalau kita punya HP bisa kaya?
Insya Allah akan dibahas nanti
trims atas tulisan2nya
memberikan pencerahan kepada saya,
memang terkadang kita manusia sering tidak sadar dengan perbuatan2 yg kadang dianggap remeh tapi malah mengandung dosa