Di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah mengagungkan, mengistimewakan, serta memuliakan hari Jum’at dibanding hari lainnya dengan berbagai macam ibadah.
(Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zaadul Ma’ad [I / 385])
ooo
Agar kita dapat memperoleh pahala berlimpah pada hari Jum’at, hendaknya kita melakukan berbagai macam ibadah di hari itu. Berikut ini ibadah-ibadah yang dianjurkan dan dicontohkan oleh Rasulullah untuk dilakukan di hari Jum’at:
1. Dianjurkan bagi imam membaca surat as-Sajdah dan al-Insan secara keseluruhan pada shalat subuh di hari Jum’at.
Hal ini berdasarkan hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia menuturkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam biasa membaca pada Subuh di hari Jum’at “alif lam mim tanzil”, yaitu surat As-Sajdah, dan “hal ata ‘alal insan” (surat Al-Insan)”. (Muttafaq ‘alaih)
2. Dianjurkan juga memperbanyak shalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari tersebut.
Berdasarkan hadits Aus bin Aus radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فِيْهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيْهِ قُبِضَ، وَفِيْهِ النَّفْخَةُ، وَفِيْهِ الصَّعْقَةُ، فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيْهِ، فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوْضَةٌ عَلَيَّ {رواه أحمد وأصحاب السنن وصححه النووي وحسنه المنذري}
“Sesungguhnya di antara hari-hari kalian yang paling utama adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, dan pada hari itu manusia dimatikan, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari tersebut, karena sesungguhnya shalawat kalian disampaikan kepadaku.” (HR. Ahmad serta para penyusun kitab Sunan, dishahihkan oleh Imam Nawawi, dan dihasankan oleh al-Mundziri)
3. Membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at
Dengan dasar hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُوْرَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّوْرِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ {رواه الحاكم و البيهقي وصححه الألباني}
“Barang siapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, maka akan bersinar baginya cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. Hakim dan Baihaqi. Al-Albani menshahihkannya)
4. Memperbanyak doa pada hari Jum’at, mudah-mudahan bertepatan dengan saat yang mustajab.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إَنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ الله َشَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ – وَقَالَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا {متفق عليه}
“Sesungguhnya pada hari Jum’at ada saat-saat yang tidaklah seorang hamba muslim tepat menemuinya dalam kondisi berdiri menunaikan shalat dan meminta sesuatu kepada Alloh melainkan Alloh akan kabulkan permintaannya” —Beliau berisyarat dengan jarinya bahwa waktu tersebut sangat singkat. (Muttafaq ‘Alaihi)
5. Memperbanyak sedekah
Sedekah memiliki keutamaan yang sangat besar dan banyak, diantaranya Rasulullah bersabda:
“Sedekah dapat menghapuskan dosa sebagaimana air dapat memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi [2616]; beliau berkata,” Hadits ini hasan shahih”)
Namun, sedekah pada hari Jum’at pahalanya jauh lebih besar dibandingkan bersedekah pada hari-hari yang lain. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata: Shadaqah pada hari Jum’at jika dibandingkan dengan hari-hari lain seperti shadaqah pada bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lain.
Akan tetapi perlu diingat, bahwa sedekah tidak hanya berupa uang. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Sesungguhnya tiap-tiap tasbih (ucapan: subhanallah) adalah sedekah, tiap-tiap tahmid (ucapan: alhamdulillah) adalah sedekah, tiap-tiap tahlil (ucapan: laailaaha illallah) adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, melarang daripada kemunkaran adalah sedekah, dan berhubungan badan dengan istri adalah sedekah.” (HR. Muslim)
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam juga bersabda:
“Setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari)
Di antara bentuk kebaikan yang mudah untuk kita lakukan adalah dengan senantiasa berwajah ceria (murah senyum) kepada saudara kita sesama Muslim.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
“Janganlah sekali-kali kamu meremehkan sedikitpun dari kebaikan-kebaikan, meskipun hanya kamu berjumpa saudaramu dengan muka manis.” (HR. Muslim)
Rasulullah juga bersabda:
“Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu.” (HR. At-Tirmidzi)
6. Melaksanakan shalat Jum’at beserta adab-adabnya.
Akan disebutkan sebentar lagi tentang beberapa adab yang disunnahkan untuk dilakukan oleh orang yang ingin menghadiri shalat Jum’at.
DIarsipkan di bawah: e-BOOK