2 FENOMENA UMUM DALAM BELAJAR BAHASA ARAB

Saya pernah punya pengalaman mengajar bahasa Arab kepada orang-orang yang sebelumnya pernah belajar. Jadi, mereka bukan baru lagi dalam belajar bahasa Arab, karena sebelumnya pernah belajar dengan guru yang lain. Bahkan ada diantara mereka yang sudah cukup lama belajar bahasa Arab, namun kemudian terputus.

Namun anehnya, walaupun mereka sudah belajar cukup lama, mereka tetap belum bisa memahami arah dan tujuan dari belajar bahasa Arab. Sehingga ketika diperintahkan membuat sebuah kalimat sempurna lengkap dengan harokatnya, mereka hanya bisa geleng-geleng kepala. Seakan-akan mereka belum pernah belajar bahasa Arab sama sekali.

Saya pikir ini sungguh sangat disayangkan sekali. Mestinya, meskipun mereka tidak bisa menyelesaikan pelajaran, mereka bisa untuk membuat sebuah kalimat sederhana plus harokat akhir kata yang tepat. Sebab, inilah inti dari seseorang belajar bahasa Arab. Dia bisa membuat sebuah kalimat sempurna, meski hanya sebuah kalimat yang masih sangat sederhana dan mudah. Kemudian, mereka juga bisa memberi harokat yang tepat. Dan, untuk bisa membuat sebuah kalimat sempurna lengkap dengan harokat yang tepat, tidak butuh waktu lama. Insya Allah dalam waktu 2 jam saja (dua kali pertemuan) sudah cukup untuk itu. Makanya sangat disayangkan jika ada orang yang suah berbulan-bulan lamanya belajar bahasa Arab, namun dia masih belum mengerti tujuan dari belajar bahasa Arab. Dia masih belum bisa membuat sebuah kalimat sempurna. Apalagi sampai membuat cerita pendek.

Ini fenomena pertama yang saya sering saksikan terjadi pada sebagian orang yang belajar bahasa Arab. Kemudian, fenomena lain lagi yang saya saksikan sering terjadi para orang-orang yang belajar bahasa Arab adalah “terputusnya” belajar di tengah jalan. Jadi, belum selesai satu kitab dibahas, banyak yang kemudian berguguran.

“Ana pernah ngajar bahasa Arab. Awalnya yang hadir 50 orang. Eh, lama-lama tinggal 5 orang”, demikian ucap seorang ustadz dalam sebuah pengajian seraya menceritakan pengalamannya mengajar bahasa Arab.

Saya juga sering mengalami hal ini. Beberapa kali saya mengajar tidak pernah sampai menyelesaikan sebuah kitab. Selalu terputus di tengah jalan. Baru-baru ini saja, Alhamdulillah, saya bisa menyelesaikan beberapa buah kitab di beberapa kelas bahasa Arab yang saya asuh. Saya bisa menyelesaikan Kitab Fahimna (karya saya) di dua kelas yang berbeda. Dan, alhamdulillah, saya juga 2 kali menyelesaikan mengajar Kitab Al-Muyassar (Ilmu Nahwu tingkat dasar berbahasa Arab) di dua kelas yang berbeda pula.

Inilah dua fenomena yang sering saya saksikan terjadi pada orang-orang yang baru-baru belajar bahasa Arab. Pertama, mereka tidak faham tentang arah atau target yang seharusnya mereka capai dalam belajar bahasa Arab meski mereka sudah belajar cukup lama. Kedua, mereka terputus belajar di tengah jalan. Maka, sekali lagi saya katakan, sungguh sangat disayangkan sekali. Waktu banyak terbuang, tenaga dan fikiran banyak terbuang, harta mungkin juga banyak keluar (untuk beli buku, ikut kursus, dll.), namun seakan-akan hasil yang didapat itu tidak ada. Sayang sekali, bukan?!

 

Maka berdasarkan dua fenomena ini, akhirnya saya pun menyusun buku berjudul “MEMAHAMI BAHASA ARAB DALAM SEKEJAP”. Tujuan saya menyusun buku ini adalah agar kaum Muslimin yang ingin belajar bahasa Arab dari dasar bisa mendapatkan gambaran umum tentang tujuan belajar bahasa Arab. Saya ingin mereka bisa memahami tujuan belajar bahasa Arab dalam waktu yang tidak lama. Insya Allah dalam waktu seminggu, mereka akan bisa menangkap maksudnya. Sehingga dengan begitu, meskipun kemudian mereka terputus belajar –mungkin karena kesibukan yang padat- namun mereka sudah punya gambaran yang jelas tentang arah pembelajaran bahasa Arab. Sehingga, ketika mereka ingin melanjutkan belajar, mereka sudah punya bekal. Jadi tidak kosong sama sekali.

Buku ini sekarang saya jadikan sebagai bahan untuk PELATIHAN BAHASA ARAB JARAK JAUH (PBAJJUK). Saya pecah buku ini menjadi 4 MODUL. Modul SATU berisi ILMU NAHWU, Modul DUA berisi ILMU SHOROF, modul TIGA berisi MUHADATSAH (PERCAKAPAN) SEHARI-HARI, dan modul EMPAT berisi MUFRODAT (KOSA KATA). Sengaja saya pecah menjadi berupa MODUL agar mudah dalam mempelajarinya (Tidak ribeut kalo kata orang Sunda).

Sebenarnya apa sih tujuan seseorang belajar bahasa Arab? Apa target utama yang seharusnya dia capai ?

Walaupun sedikit sempat saya singgung jawabannya di atas, namun insya Allah akan saya bahas secara lebih mendetail pada tulisan selanjutnya.

Untuk sementara cukup sampai di sini. Semoga bermanfaat.

Wallahu a’lam bish Shawab.

 

Bogor, Senin 12 Muharram 1434 H/ 26 November 2012

Muhammad Mujianto al-Batawie

(Pegasuh bloh https://muhammadmujianto.wordpress.com & http://pustakalaka.wordpress.com )

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: